KALIMANTAN BARAT — Modifikasi ekstrem terhadap kendaraan niaga kembali muncul di Indonesia. Kali ini, sebuah Toyota Rangga bertransformasi total dari mobil angkut menjadi hunian bergerak yang fungsional. Wujudnya bukan lagi sekadar konsep, melainkan bukti nyata bagaimana basis kendaraan komersial bisa dirombak habis-habisan untuk kebutuhan rekreasi.
Dapur, Kasur, dan Toilet dalam Satu Kabin
Yang membuat modifikasi ini menarik adalah tata letak interiornya yang padat. Di dalam kabin Rangga yang biasanya polos, kini tersusun modul-modul furnitur lengkap. Area dapur hadir dengan kompor dan wastafel, tempat tidur tersedia untuk beristirahat, dan yang paling mengejutkan, toilet ikut terpasang di dalam ruang yang relatif sempit.
Konsep semacam ini memang lazim dijumpai pada camper van buatan pabrikan Eropa atau Amerika. Namun, melihatnya diterapkan pada Toyota Rangga di Indonesia menunjukkan potensi besar kendaraan ini sebagai basis konversi. Kabinnya yang lapang memungkinkan berbagai macam tata letak, tidak hanya untuk angkut barang.
Rangga Bukan Sekadar Mobil Niaga
Modifikasi ini mempertegas posisi Toyota Rangga di pasar. Sejak diluncurkan, kendaraan ini memang dirancang dengan fleksibilitas tinggi. Pabrikan bahkan menyediakan berbagai tipe sasis yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan konsumen, mulai dari bak kayu, bak besi, hingga tipe kabin ganda.
Kehadiran motorhome berbasis Rangga ini pun menjadi referensi menarik bagi para penggemar traveling. Dengan harga dasar kendaraan yang relatif terjangkau, biaya konversi menjadi rumah berjalan bisa menjadi alternatif dibandingkan membeli camper van impor yang harganya jauh lebih tinggi.
Potensi Pasar Rumah Berjalan di Indonesia
Meski masih tergolong niche, tren motorhome di Indonesia mulai menunjukkan geliat. Beberapa bengkel modifikasi lokal sudah mulai menerima pesanan konversi kendaraan semacam ini. Toyota Rangga, dengan dimensi yang pas dan reputasi keawetannya, menjadi kandidat kuat untuk proyek semacam itu.
Belum ada informasi resmi dari Toyota mengenai dukungan purna jual untuk unit yang dimodifikasi ekstrem seperti ini. Namun, keberanian pemilik untuk menyulap Rangga menjadi rumah berjalan setidaknya membuka wawasan baru tentang kemungkinan penggunaan kendaraan niaga di luar fungsi utamanya.