Pencarian

Samsung Siapkan Ponsel Lipat Baru, Google Konfirmasi Peluncuran Pixel 11 Agustus 2026

Sabtu, 11 Juli 2026 • 18:07:32 WIB
Samsung Siapkan Ponsel Lipat Baru, Google Konfirmasi Peluncuran Pixel 11 Agustus 2026
Samsung siapkan ponsel lipat baru dengan desain lebih pendek dan lebar, siap diperkenalkan 22 Juli 2026.

KALIMANTAN BARAT — Samsung dan Google sama-sama memanaskan mesin untuk jajaran ponsel flagship mereka di paruh kedua 2026. Samsung mengonfirmasi Galaxy Unpacked kedua tahun ini akan digelar pada 22 Juli 2026 pukul 21.00 WIB. Lewat undangan bertajuk "A New Shape Unfolds", pabrikan asal Korea Selatan itu mengisyaratkan akan memperkenalkan desain ponsel lipat baru yang lebih pendek dan lebar—mirip bentuk paspor—sebagai pembeda dari Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7 yang sudah ada.

Bentuk Baru Ponsel Lipat Samsung

Video undangan Unpacked memperlihatkan tiket yang dicetak dalam bentuk tidak biasa, yang tidak sesuai dengan profil Fold atau Flip saat ini. Langkah ini diduga kuat sebagai antisipasi Samsung terhadap masuknya Apple ke kategori ponsel lipat dengan form factor serupa. Jika benar, ini akan menjadi kali pertama Samsung memperkenalkan varian bentuk baru di lini lipatnya setelah tujuh generasi.

Samsung akan menyiarkan langsung acara tersebut sementara TechRadar akan melakukan live-blog dari lokasi di London, Inggris.

Google Pixel 11 dan Pixel Watch 5 Siap Meluncur

Tidak mau kalah, Google mengumumkan bahwa "generasi berikutnya dari Pixel" akan diperkenalkan pada 12 Agustus 2026—tepat tiga pekan setelah Unpacked Samsung. Meski belum menyebut model spesifik, rumor yang beredar menyebutkan kehadiran Pixel 11 dengan fitur 'Pixel Glow' untuk notifikasi, varian Pro, dan Pixel 11 Pro Fold.

Sayangnya, rumor juga menyebutkan bahwa harga jajaran Pixel 11 akan naik di semua lini. Kabar baiknya, Google diperkirakan akan merilis Pixel Watch 5 bersamaan dengan acara tersebut untuk menyeimbangkan suasana.

Amazfit Active 3 Premium: Tracker dengan Layar Safir Rp 2,7 Juta

Di segmen wearable, Amazfit meluncurkan Active 3 Premium, penerus Active 2 yang sebelumnya mendapat rating bintang lima. Dibanderol Rp 2,7 jutaan (169 dolar AS), jam tangan ini menawarkan fitur yang biasa ditemukan di produk dua kali lipat harganya: peta warna penuh dan layar kaca safir. Hasil pengujian menunjukkan metrik kebugaran yang akurat dan desain yang menarik.

Dengan harga tersebut, Active 3 Premium menjadi pesaing serius bagi Apple Watch SE 3 atau Garmin Forerunner 70 di kelas entry-level premium. Amazfit dinilai konsisten memperbaiki ekosistem aplikasi Zepp App dalam beberapa tahun terakhir.

Sony RX10 V: Superzoom 24-600mm Kembali Setelah 9 Tahun

Sony mengejutkan komunitas fotografi dengan menghidupkan kembali lini bridge camera RX10. RX10 V hadir sembilan tahun setelah RX10 IV dihentikan, membawa lensa superzoom 24-600mm f/2.4-4 yang sama dan sensor stacked 1 inci 20 megapiksel. Bedanya, bodi didesain ulang dengan prosesor dan sistem autofokus terbaru.

Dalam pengujian awal, jurnalis foto mengambil lebih dari 1.000 gambar di berbagai skenario—dari olahraga sekolah, fotografi burung, hingga makro taman—dan hasilnya memuaskan. Sayangnya, harga jualnya lebih tinggi dari pendahulunya. Namun, mengingat RX10 IV sulit ditemukan di pasar barang bekas, RX10 V diprediksi akan menjadi primadona baru.

Nokia Rilis Ponsel Retro dengan Tombol AI Berbayar

HMD, perusahaan induk Nokia, meluncurkan empat ponsel bergaya retro yang dilengkapi tombol AI. Ponsel ini tetap mempertahankan fitur lawas seperti jack audio 3,5 mm, slot microSD, dan radio FM di tiga model. Asisten digitalnya hanya membantu tugas dasar seperti mengatur alarm, membuka kamera, dan membuat pengingat—jauh dari kecanggihan Gemini.

Masalahnya, asisten AI ini gratis hanya selama 180 hari. Setelah itu, pengguna di Uni Eropa harus membayar 3,99 dolar AS per tahun (sekitar Rp 65.000), sementara di luar Uni Eropa dikenakan 2,99 dolar AS (sekitar Rp 49.000).

ChatGPT Dapat Model Suara Terbaru, Bisa Terjemahkan Langsung

OpenAI merilis peningkatan mode suara ChatGPT untuk semua pengguna melalui dua model baru. GPT-Live-1 mini menjadi default untuk pengguna gratis, sementara pengguna berbayar mendapatkan GPT-Live-1 penuh. Model ini menjanjikan suara lebih natural, tidak mudah memotong saat pengguna berhenti bicara, dan lebih pintar karena mendelegasikan tugas ke ChatGPT-5.5 untuk menjawab pertanyaan.

Fitur baru yang menarik adalah alat penerjemah simultan yang bisa menerjemahkan apa yang Anda dengar dan ucapkan secara langsung. Pengguna juga bisa memberi nama asistennya, meski OpenAI menyarankan nama "Chat" sebagai default.

Follow www.kabarsingkawang.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: techradar.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks