KALIMANTAN BARAT — Momen paling krusial terjadi pada menit ke-54 ketika bek muda Jarell Quansah harus diusir wasit setelah pelanggaran keras terhadap Jesús Gallardo. Tertinggal jumlah pemain di stadion angker Azteca—yang hanya mencatat dua kekalahan dari 89 laga kompetitif—Inggris langsung berada dalam tekanan besar.
Tuchel Putar Otak, Inggris Bertahan dengan Formasi 5-3-1
Pelatih Thomas Tuchel bereaksi cepat. Ia menarik Bukayo Saka dan memasukkan John Stones, lalu mengubah formasi menjadi 5-3-1 pada menit ke-75 dengan memasukkan Dan Burn dan Djed Spence. Keputusan ini terbukti jitu. Inggris tidak memberi satu pun peluang emas bagi Meksiko setelah gol penalti Raúl Jiménez di menit ke-69 memperkecil skor menjadi 3-2.
"Kami harus menyerap banyak tekanan dan benar-benar bertahan mati-matian," kata Stones. "Senang melihat reaksi blok dan penyelamatan kiper. Kemenangan kecil bagi kami sebagai bek, tapi ini menciptakan mentalitas juara yang membuat semua orang bersemangat."
Statistik Bencana: Burn Catat 8 Kontribusi Defensif
Dan Burn menjadi pahlawan di lini belakang dengan catatan delapan kontribusi defensif—tertinggi di antara semua pemain Inggris. Stones menyusul dengan lima kontribusi, sementara Spence mencatat enam. Kiper Jordan Pickford juga tampil gemilang dengan dua penyelamatan krusial di babak pertama, termasuk penyelamatan spektakuler dari tembakan Jiménez saat skor masih 0-0.
Stones: "Kami Semua Lapar untuk Membantu"
Bek 31 tahun yang kini berstatus bebas transfer setelah meninggalkan Manchester City itu mengakui musim yang sulit. Cedera membuatnya hanya tampil lima kali bersama City sebelum Piala Dunia. Namun, Stones menegaskan ego pribadi tidak penting di turnamen sebesar ini.
"Saya frustrasi saat tidak bermain. Tapi mentalitas pemain yang tidak tampil di sini luar biasa. Kami semua lapar membantu, semua punya tujuan yang sama: mencapai final," ujar pemain paling banyak caps di lini belakang Inggris itu.
Perempat Final: Ujian Melawan Haaland dan Norwegia
Inggris kini harus bersiap menghadapi Norwegia yang dipimpin Erling Haaland—rekan setim Stones di Manchester City. Stones enggan membahas detail cara menghentikan penyerang berponi itu. "Ini bukan waktunya untuk membahas hal teknis," katanya singkat. Pertandingan akan digelar di Miami pada Sabtu mendatang.