SANGGAU — Wakil Bupati Sanggau Susana Herpena angkat bicara soal pemadaman listrik bergilir yang dikeluhkan warga sejak Kamis (2/7/2026). Ia mengaku telah berkomunikasi langsung dengan Manajer PLN Sanggau melalui sambungan telepon, Minggu (5/7/2026).
“Tadi pagi saya sudah berkomunikasi melalui telepon dengan Manajer PLN Sanggau. Awalnya ia ingin bertemu langsung dengan saya, tapi karena kesibukan, kami hanya komunikasi lewat telepon,” kata Susana kepada wartawan.
Dampak Pemadaman: Puskesmas hingga Resepsi Pernikahan Terganggu
Susana menyebut dampak pemadaman tidak hanya dirasakan sektor ekonomi, tetapi juga layanan pemerintahan dan sosial kemasyarakatan. Ia menerima laporan bahwa sejumlah puskesmas kesulitan melakukan pelayanan pasien dan input data.
“Banyak puskesmas kita yang kesulitan melakukan pelayanan pasien, termasuk input data. Kami juga menerima laporan bahwa aktivitas ibadah masyarakat terganggu, mulai dari Misa di gereja hingga pengajian di masjid. Termasuk juga acara-acara penting masyarakat seperti resepsi pernikahan menjadi terhambat,” ungkapnya.
UMKM Paling Terpukul, Kerugian Materiil Mulai Terasa
Kelompok yang paling merasakan dampak adalah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Warung kopi, pemilik usaha lemari pendingin, hingga peternak ayam dilaporkan mengalami kerugian finansial akibat pemadaman yang berlangsung beberapa hari terakhir.
“Jika dihitung, nilai kerugian finansial yang harus ditanggung masyarakat akibat dampak ini cukup tinggi. Kita tidak ingin pemulihan ekonomi warga yang saat ini sedang diupayakan pemerintah menjadi terganggu,” terang Susana.
Desakan ke PLN: Komitmen Penuh dan Perbaikan Cepat
Pemerintah Kabupaten Sanggau memastikan telah berkomunikasi secara intensif dengan manajemen PLN. Susana mendesak pihak PLN memberikan komitmen penuh dan bekerja ekstra cepat dalam mengatasi gangguan teknis pada pembangkit IPP 100 MW.
“Kami telah berkomunikasi secara intensif dengan manajemen PLN. Kami mendesak pihak PLN untuk memberikan komitmen penuh dan bekerja ekstra cepat dalam mengatasi gangguan teknis pada pembangkit IPP 100 MW yang menjadi sumber masalah,” pintanya.
Imbauan ke Warga: Tetap Tenang, Pemda Terus Kawal
Di tengah kekesalan yang meluas, Susana mengimbau masyarakat Sanggau untuk tidak panik. Pemerintah daerah, kata dia, terus mengawal penanganan kelistrikan ini agar segera teratasi.
“Saya mengimbau kepada seluruh masyarakat Sanggau untuk tetap tenang dan tidak panik. Pemerintah daerah tidak tinggal diam dan terus mengawal penanganan ini agar segera diatasi secepatnya,” sambungnya.