Pemerintah Kabupaten Kubu Raya memastikan tiga proyek perubahan (Proper) kepala dinas peserta PKN Tingkat II diarahkan menjawab persoalan lingkungan, pendidikan, dan kesejahteraan petani. Ketiga rancangan itu dievaluasi di Sungai Raya dan ditargetkan rampung serta siap diterapkan pada Desember mendatang. Proper bidang pendidikan menyasar keterbatasan guru, sementara bidang pertanian dikaitkan dengan upaya pengentasan kemiskinan.
KUBU RAYA — Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam menyatakan ketiga rancangan proyek perubahan tersebut punya nilai strategis karena menyasar persoalan yang masih dihadapi masyarakat. Evaluasi berlangsung di Sungai Raya dengan melibatkan penguji dari BPSDM Provinsi Kalimantan Barat.
"Alhamdulillah, hari ini saya berkesempatan hadir untuk mengikuti evaluasi terkait rancangan proyek perubahan kawan-kawan tiga kepala dinas. Apa yang sudah dipaparkan tadi, saya melihat ini sangat-sangat baik," kata Yusran.
Siapa Saja Tiga Peserta PKN Tingkat II Itu
Ketiga peserta berasal dari jajaran dinas yang menangani sektor berbeda. Mereka adalah Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Kubu Raya.
Menurut Yusran, rancangan Proper telah mendapat pendampingan dari coach dan masukan penguji BPSDM Kalbar. Dengan begitu, dokumen diharapkan semakin matang dan bisa diterapkan setelah seluruh tahapan pelatihan selesai.
Keterbatasan Guru hingga Kantong Kemiskinan Jadi Sasaran
Proper bidang lingkungan hidup diarahkan menjawab persoalan lingkungan yang masih terjadi di Kubu Raya. Sementara Proper bidang pendidikan menyasar keterbatasan guru yang belum tuntas di daerah itu.
Adapun Proper bidang pertanian dinilai berkaitan dengan upaya pengentasan kemiskinan dan peningkatan kesejahteraan petani. Yusran menyebut sasaran khususnya adalah masyarakat di kantong-kantong kemiskinan.
"Ini proper-proper yang luar biasa. Saya optimistis, Pemkab Kubu Raya sangat mendukung untuk implementasi semua Proper ini, dan Insya Allah akan membawa dampak yang sangat luar biasa ke depannya bagi masyarakat," tegasnya.
BPSDM Kalbar Fasilitasi PKN Tanpa Biaya
Yusran mengapresiasi BPSDM Provinsi Kalimantan Barat yang memfasilitasi pelaksanaan PKN Tingkat II tanpa biaya bagi peserta dari Pemkab Kubu Raya. Menurutnya, masukan yang diberikan membantu penyempurnaan rancangan.
"Terima kasih Kepala BPSDM Ibu Windy, ini luar biasa masukkannya untuk perbaikan-perbaikan yang lebih sempurna lagi, sehingga proyek perubahan ini benar-benar bisa diimplementasikan," tuturnya.
Target Rampung Desember
Yusran berharap ketiga kepala dinas konsisten menyempurnakan rancangan melalui bimbingan mentor, coach, dan BPSDM Kalbar. Hasil akhirnya diharapkan benar-benar aplikatif, bukan sekadar dokumen pelatihan.
Seluruh rancangan proyek perubahan ditargetkan selesai dan siap diimplementasikan pada Desember mendatang. "Saya harap teman-teman bisa menyelesaikan rancangan ini dengan sebaik-baiknya, sehingga benar-benar aplikatif dan berdampak bagi masyarakat dan daerah Kabupaten Kubu Raya," pungkas Yusran.