Hujan Deras Enam Jam di Padang Rendam Tiga Kecamatan, BPBD Evakuasi Warga Terdampak Banjir

Penulis: Wisnu Wardana  •  Selasa, 04 Agustus 2026 | 11:34:32 WIB
Petugas BPBD mengevakuasi warga menggunakan perahu karet di tengah genangan banjir di Kecamatan Kuranji, Padang.

KALIMANTAN BARAT — Genangan air dengan ketinggian bervariasi merendam pemukiman padat penduduk di Kecamatan Kuranji, Koto Tangah, dan Bungus Teluk Kabung. Kejadian ini berlangsung setelah intensitas hujan tinggi yang tidak normal mengguyur wilayah pesisir Sumatera Barat sejak siang hingga petang.

BPBD Kota Padang menerjunkan tim reaksi cepat ke lokasi terdampak untuk melakukan evakuasi warga, terutama kelompok rentan seperti lansia dan anak-anak. Hingga berita ini diturunkan, petugas masih berfokus pada penyelamatan korban dan pendataan kerugian material akibat banjir yang datang mendadak tersebut.

Lokasi Terparah dan Titik Genangan yang Melumpuhkan Aktivitas Warga

Laporan sementara dari lapangan menunjukkan wilayah Kecamatan Kuranji menjadi area dengan dampak terluas. Air yang meluap dari drainase dan sungai setempat merendam sejumlah titik utama, termasuk kompleks perumahan dan kawasan pasar tradisional.

  • Kecamatan Kuranji: Kelurahan Lapau Munggu, Komplek Wahana, Kampuang Tanjung, Pasar Lalang, dan Gunung Sarik.
  • Kecamatan Koto Tangah: Kelurahan Aia Pacah, kawasan belakang RSUD, serta Perumahan Green Mandiri.
  • Kecamatan Bungus Teluk Kabung: Kelurahan Bungus Selatan, Bungus Barat, Teluk Kabung Utara, Bungus Timur, dan Teluk Kabung Tengah.

Akses kendaraan roda dua dan roda empat di sejumlah ruas jalan utama terputus. Sejumlah kendaraan yang tengah melintas saat debit air naik dilaporkan terseret arus dan hanyut. Warga yang rumahnya terendam memilih bertahan di lantai dua bangunan sembari menunggu bantuan perahu karet dari petugas gabungan.

Evakuasi dan Respons Cepat BPBD di Tengah Cuaca Ekstrem

Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan relawan kebencanaan masih melakukan penyisiran di titik-titik yang sulit dijangkau. Proses evakuasi difokuskan pada pemukiman padat penduduk di Kelurahan Bungus Selatan dan Lapau Munggu yang terisolasi akibat genangan setinggi pinggang orang dewasa.

Belum ada laporan resmi mengenai korban jiwa, namun pihak BPBD mengimbau warga untuk tetap waspada. Potensi banjir susulan masih terbuka mengingat kondisi tanah yang sudah jenuh dan prediksi cuaca dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) yang menunjukkan masih adanya awan hujan di sekitar perairan barat Sumatera.

Antisipasi Banjir Susulan dan Imbauan untuk Masyarakat

BPBD Kota Padang mengaktifkan posko darurat di tiga kecamatan terdampak untuk melayani kebutuhan dasar pengungsi. Warga yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan longsor diminta untuk segera mengungsi ke tempat yang lebih aman secara mandiri sebelum instruksi evakuasi diperluas.

Peristiwa ini menjadi pengingat akan kerentanan infrastruktur drainase perkotaan di Padang saat menghadapi curah hujan ekstrem. Pemerintah kota diharapkan segera melakukan normalisasi saluran air dan pemetaan ulang kawasan rawan bencana untuk meminimalisir dampak yang lebih besar di masa mendatang.

Reporter: Wisnu Wardana
Sumber: inews.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top