PONTIANAK — Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat Harisson memimpin langsung Rapat Koordinasi Persiapan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Ruang Tengkawang, Kantor Gubernur Kalbar, Kamis (9/7/2026). Rapat tersebut menjadi sinyal awal bahwa pemerintah daerah tidak ingin peringatan tahun ini sekadar seremonial tanpa persiapan matang.
Dalam arahannya, Harisson mengingatkan bahwa peringatan 17 Agustus harus dimaknai sebagai momentum memperkuat semangat nasionalisme dan persatuan. Ia meminta seluruh panitia tidak memandang acara ini sebagai rutinitas belaka.
"Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia harus kita maknai sebagai momentum memperkuat persatuan, semangat kebangsaan, dan kecintaan terhadap Tanah Air," ujar Harisson. Ia menambahkan, seluruh rangkaian kegiatan harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya agar memberikan kesan baik bagi masyarakat.
Rapat koordinasi yang dihadiri kepala OPD, perwakilan Forkopimda Kalbar, dan unsur kepanitiaan itu membahas sejumlah aspek teknis pendukung. Setidaknya lima poin utama menjadi sorotan dalam rapat tersebut:
Harisson secara spesifik meminta setiap bidang dalam kepanitiaan tidak hanya menyusun rencana kerja rinci, tetapi juga menyiapkan langkah antisipasi terhadap potensi kendala di lapangan. Evaluasi berkala, menurutnya, menjadi kunci agar tidak ada detail yang terlewat.
"Saya berharap seluruh OPD dan instansi terkait dapat memperkuat koordinasi sejak sekarang. Setiap detail harus dipersiapkan secara matang, mulai dari kesiapan lokasi, protokol acara, Paskibraka, konsumsi, kesehatan, hingga pengamanan," tegas Harisson.
Ia menekankan bahwa keberhasilan kegiatan ini merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya milik satu instansi. Karena itu, koordinasi lintas sektor menjadi syarat mutlak.
Melalui rapat perdana ini, Pemprov Kalbar menargetkan peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya sukses secara teknis, tetapi juga mampu memperkuat semangat kebangsaan di tengah masyarakat. Seluruh persiapan akan terus dievaluasi secara berkala hingga hari pelaksanaan tiba.